REPUBLIK24.ID,Tangerang | Polemik pemberitaan terkait rencana aksi demonstrasi di SMAN 32 Kabupaten Tangerang kembali menjadi sorotan. Ade, Ketua RT di Desa Curug Wetan, membantah telah memberikan pernyataan kepada media yang mencantumkan namanya sebagai narasumber dalam berita tersebut. Klarifikasi ini disampaikan pada Selasa (30/01/2026).
Ade menegaskan bahwa dirinya tidak pernah diwawancarai oleh wartawan maupun media mana pun terkait rencana aksi demonstrasi di depan gerbang SMAN 32 Kabupaten Tangerang. Ia mengaku baru mengetahui namanya dicantumkan dalam pemberitaan setelah mendapat konfirmasi dari sejumlah warga.
“Setelah mendapat informasi dari warga, saya langsung menghubungi dan mendatangi koordinator aksi yang sedang berkumpul di Kampung Nagrog, Desa Curug Wetan, untuk melakukan klarifikasi,” ujar Ade.
Menurutnya, pencantuman nama tanpa konfirmasi tersebut telah merugikan dirinya secara pribadi. Ia merasa kredibilitasnya dipertaruhkan di tengah masyarakat karena seolah-olah telah menyampaikan pernyataan yang tidak pernah diucapkannya.
Ade juga mengungkapkan bahwa dirinya berada dalam posisi sulit. Meskipun merasa dirugikan, ia mengaku belum mengambil langkah lebih lanjut karena khawatir persoalan tersebut berdampak pada pekerjaannya sebagai petugas keamanan di SMAN 32 Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, salah satu koordinator aksi, Yasin S (Stink), membenarkan bahwa Ade telah mendatangi kami untuk memberikan klarifikasi. “Kami menerima dengan baik itikad Pak Ade yang datang langsung untuk meluruskan informasi yang beredar,” kata Yasin.
Ia juga menyampaikan dugaan adanya pihak tertentu yang berupaya memicu keresahan di tengah masyarakat. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan terdapat oknum yang sengaja membuat pemberitaan tidak akurat sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah warga Desa Curug Wetan.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak media yang mencantumkan nama Ade dalam pemberitaan tersebut.


Tinggalkan Balasan