REPUBLIK24.ID,Tangerang| Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Curug akan menggelar Rapat Kerja (Raker) ke-1 pada 22–23 Agustus 2026 di Bogor. Raker ini akan dihadiri jajaran pejabat Kecamatan Curug, perwakilan Kepolisian, TNI, serta sejumlah tokoh dan penggiat aktivis.

Raker perdana ini digagas sebagai titik awal semangat baru untuk memperkuat solidaritas dan profesionalisme insan pers. Sekaligus, menjadi ruang merumuskan arah organisasi dibawah kepemimpinan Harso untuk 5 tahun kedepan.

“Ini momentum penting bagi kami. Tujuannya satu, mengawal pembangunan daerah agar berjalan secara transparan dan berintegritas,” ujar Harso.

Ketua Pokja Wartawan Curug, Harso, berharap Raker ke-1 ini nanti tidak hanya menjadi forum seremonial, melainkan benar-benar melahirkan program kerja nyata.

“Saya berharap dari Raker ini kita bisa menyusun program kerja yang konkret. Mulai dari pelatihan peningkatan kapasitas wartawan, penguatan sinergi dengan pemerintah dan aparat, sampai dengan pembentukan tim yang fokus mengawal isu-isu strategis di Curug,” ungkap Harso.

Ia juga berharap Raker ini mempererat kekompakan antar anggota, sehingga Pokja bisa menjadi organisasi pers yang solid, berwibawa, dan dipercaya publik.

“Harapan saya, setelah Raker ini Pokja Wartawan Curug semakin dewasa. Kita kuat di internal, profesional dalam bekerja, dan tetap menjaga marwah profesi jurnalis,” tambahnya.

Berawal dari liputan di lapangan

Pokja Wartawan Curug merupakan wadah jurnalis media cetak dan online yang bertugas di wilayah Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Komunitas ini lahir dari pertemuan sejumlah wartawan di lapangan saat meliput. Para pendirinya adalah Harso dari (Potret Satu), Aris (Sekilasbanten), Ryan Plontoz (DerapTv), Febri (Dentum), dan Rudy_ara (Republik 24). Sebagian besar pendiri berlatar belakang media online.

Perjalanan Pokja dimulai dengan karya-karya jurnalistik kritis. Berita-berita yang menyoroti kebijakan yang dinilai kurang tepat kerap mendapat respons dari pihak terkait.

“Banyak yang justru berterima kasih karena diingatkan lewat pemberitaan kami,” kata salah satu pendiri.

Pada periode 2024–2025, para pendiri sepakat menunjuk Harso sebagai Ketua Pokja Wartawan Curug untuk masa jabatan 5 tahun pertama.

Di bawah kepemimpinannya, Pokja memiliki ciri khas tersendiri, salah satunya lewat gerakan menyuarakan anti-kekerasan terhadap wartawan dan kegiatan sosial seperti santunan.

“Sebagai salah seorang pendiri, tentu saya berkeinginan marwah Pokja Wartawan Curug tidak menjadi luntur,” ucap Harso.

Soal dinamika keanggotaan, Harso menyebut keluar-masuk anggota adalah hal wajar. Ia juga meluruskan kabar yang menyebut Pokja dibubarkan.

“Perlu diketahui ada beberapa alumni Pokja Wartawan Curug yang telah mendirikan komunitas baru dan menjadi Ketuanya. Saya tegaskan, Pokja Wartawan Curug masih eksis dan tidak dibubarkan,” tegasnya.

Hingga kini, sekretariat Pokja Wartawan Curug masih berkedudukan di Kampung Cinjegir, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Harso terus mengingatkan seluruh anggota untuk menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Membuat berita yang berimbang, akurat, berbasis narasumber valid, serta tidak terjebak dalam praktik pemerasan.

Dengan Raker ke-1 ini, Pokja Wartawan Curug berharap dapat memperkuat peran sebagai mitra kritis pemerintah dan masyarakat dalam mendorong tata kelola daerah yang bersih dan terbuka.