REPUBLIK24.ID,Tangerang| Proyek pemeliharaan jalan dengan pekerjaan pengaspalan hotmix yang berlokasi di RW 07, Legok Permai, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, menuai sorotan. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Gomboc Bangun Ruang tersebut diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu yang dipersyaratkan.Kamis,(20/08/2026).

Proyek yang disebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026 itu tercatat memiliki nilai kontrak sekitar Rp364.280.000 dan dilaksanakan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Sorotan muncul setelah sejumlah awak media melakukan pemantauan di lokasi dan menemukan kondisi lapisan hotmix yang dinilai relatif tipis. Material agregat yang digelar juga terlihat tidak merata di sejumlah bagian. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian pekerjaan di lapangan dengan spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Saat dikonfirmasi mengenai pekerjaan, salah seorang pekerja di lokasi mengatakan bahwa pekerjaan telah dilakukan sesuai dengan RAB.

“Kita sudah sesuai RAB,” ujar pekerja tersebut.

Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, pernyataan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis. Agregat yang digunakan terlihat belum merata di beberapa titik, sehingga diperlukan pengukuran dan pengecekan untuk memastikan apakah pelaksanaan pekerjaan benar-benar sesuai dengan spesifikasi dan volume yang tercantum dalam kontrak.

Selain kondisi fisik pekerjaan, terdapat hal lain yang turut menjadi sorotan, yakni papan informasi proyek. Pada papan informasi yang terpasang di lokasi, volume pekerjaan tidak tercantum secara jelas.

Ketiadaan informasi mengenai volume pekerjaan tersebut membuat masyarakat kesulitan mengetahui secara terbuka ukuran atau kuantitas pekerjaan yang seharusnya dilaksanakan. Padahal, keterbukaan informasi proyek penting agar masyarakat dapat ikut melakukan pengawasan terhadap pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah.

Pada papan informasi proyek juga tercantum tulisan, 

“PROYEK INI DIBIAYAI DARI PAJAK YANG ANDA BAYAR”

 Tulisan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap pekerjaan yang menggunakan uang negara harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan kontrak serta ketentuan teknis yang berlaku.

Jika benar terdapat pengurangan ketebalan, volume, atau kualitas material dari ketentuan kontrak, hal tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan pengukuran oleh pihak berwenang. Dugaan ketidaksesuaian tersebut juga tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan pengamatan visual tanpa adanya pemeriksaan teknis.

Awak Media berharap pihak pengawas, dinas teknis, maupun instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan, termasuk mengukur ketebalan hotmix, volume agregat, serta mencocokkannya dengan RAB dan dokumen kontrak.

Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan pekerjaan memenuhi standar mutu dan anggaran yang telah ditetapkan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Gomboc Bangun Ruang maupun instansi terkait belum memberikan klarifikasi resmi mengenai sorotan dan dugaan ketidaksesuaian pekerjaan tersebut.