REPUBLIK24.ID, Tangerang | Ketua Pokja Wartawan Curug, Harso, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah sebagai langkah antisipasi terhadap dugaan sebaran abu vulkanik yang disebut mencapai sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang hingga Kecamatan Curug.

Imbauan tersebut disampaikan Harso pada Minggu (6/9/2026). Ia meminta masyarakat tidak panik, namun tetap berhati-hati dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

“Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau disebut meluas ke sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang hingga Kecamatan Curug. Karena itu, saya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah,” kata Harso.

Harso mengatakan, dirinya menemukan adanya debu yang menempel di sejumlah bagian rumahnya pada Minggu pagi. Mulai dari atas genteng, lantai halaman, hingga kap mobil.

“Tadi pagi saya bangun dan keluar rumah, ternyata banyak debu yang terlihat di atas genteng, lantai halaman rumah, bahkan di atas kap mobil. Dari kondisi tersebut, kita perlu lebih waspada terhadap kemungkinan adanya abu vulkanik,” ujarnya.

Menurut Harso, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko menghirup partikel debu atau abu yang terbawa udara.

“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya warga Kecamatan Curug, supaya lebih berhati-hati. Kalau beraktivitas ke mana-mana, untuk sementara sebaiknya menggunakan masker guna menghindari menghirup abu atau debu yang terbawa udara,” tuturnya.

Harso juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar aktivitas Gunung Anak Krakatau segera mereda dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Yang jelas, untuk sementara ini kita harus menggunakan masker saat beraktivitas di luar. Kita ingin semuanya sehat, semuanya selamat, dan panjang umur,” kata Harso.

Lebih lanjut, Pokja Wartawan Curug mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya. Masyarakat juga diharapkan terus mengikuti informasi dan arahan resmi dari instansi berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau maupun kondisi kualitas udara.

“Pokja Wartawan Curug mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi sebaran abu vulkanik,” pungkasnya.